Aku selamanya berjalan diatas pantai ini...,
diantara pasir dan buih,
pasang tinggi akan menghapus jejak kakiku yang tersetak diatasnya...,
dan angin akan menerbangkan buuih-buihnya...,
tetapi laut dan pantai akan tetap seperti ini...,
selamanya....
Setelah aku mengisi tanganku dengan kabut...
lalu aku membukanya dan melihat, kabut adalah cacing.
dan aku menutup dan membukanya lagi, dan lihatlah ada seekor burung...
Sekarang bagaimana kita bisa mengekspresikan masalalu kita dengan hanya suara kemarin kita?
Sphinx hanya bicara sekali, dan sphinx berkata:
"Sebutir pasir adalah gurun dan gurun adalah sebutir pasir. dan sekarang mari kita semua harus diam lagi..."
Aku mendengar sphinx dan mencoba mencerananya..., tetapi aku tidak mengerti.
Lama aku berbaring dalam debu kota Mesir, diam dan tidak menyadari musim yang telah berganti-ganti.
kemudian matahari memberi saya petunjuk, lalu aku bangkit dan berjalan ditepi sungai Nil, bernyanyi dengan hari dan bermimpi dengan malam...
Dan sekarang...
Matahari mendukungku dengan seribu cahaya panasnya agar aku dapat berbohong lagi dalam debu-debu kota Mesir.
Tetapi lihatlah..., sebuah keajaiban dan teka-teki!
Matahari terik menerpaku, namun panasnya tidak dapat menghamburkanku...
Aku masih berdiri tegak dan masih yakin kalau kakiku masih menepak dan sanggup berjalan diatas pasir dan buih sungai Nil.
